Langsung ke konten utama

KENAPA AKU PILIH WULING CONFERO S ?

dok.pribadi
Pasca kelahiran anak ke-3 di awal 2017, otomatis jumlah keluarga pun bertambah, kini 7 orang. Akbar dan tiyya juga menginjak dewasa dan remaja, praktis kebutuhan untuk bepergian silaturrahim lebaran maupun liburan keluar kota pun membutuhkan kendaraan yang lebih besar, nyaman dan tentunya sesuai budget, mengingat mobil Datsun Go+ Panca T-Option saya sudah penuh sesak jika dimuatin 7 orang, belum lagi barang bawaan.

Akhir Desember 2017 sayapun browshing di internet terkait mobil - mobil LCGC maupun LMPV yang lagi marak saat ini, pertimbangan pertama dari segi harga, kedua model, ketiga ukuran mobil yang pas untuk keluarga besar. Saya pun buka www.oto.com, karena di website tersebut lengkap terkait ulasan segala macam merk mobil, serta saya browshing di youtube otodriver, B-Chanel, Autonetmagz, Otomotifmagz, terkait review mobil – mobil LCGC dan LMPV

Pilihan pertama jatuh ke si kembar Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, harganya yang terjangkau mulai dari Rp. 109 Juta – Rp. 146 Jutaan, tapi dari sisi model depannya saya kurang sreg karena “mrogos” seperti mulut lebar, muat 7 orang, 1200 CC, panjang 4,1 Meter, lebar 1,7 Meter, tinggi 1,6 Meter, fiturnya lumayan lengkap disbanding Datsun Go+ Panca T Option yang saya punya. Namun sayang, jika dinaiki 7 penumpang full, roda bannya ambles, jadinya mobil kelihatan rendah dan ground clearance nya pun rendah, rawan kena banjir dan tergores undukan tanah atau batu.

Pilihan kedua ada ke Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, muat 7 seater, harganya mulai dari Rp. 180 Juta – Rp. 115 Jutaan, tampilannya pun elegan, dengan bodi yang lebih besar, cocok jadi mobil keluarga. Panjang 4,1 Meter, tinggi 1,7 meter, lebar 1,7 meter. Tapi sayang Avanza dan Xenia minim fitur tidak sebanding dengan harganya, walaupun dicap sebagai mobil sejuta umat.

Pilihan ketiga ada ke Mitsubishi Xpander, modelnya bagus banget, terlihat gagah dan kuat, fiturnya juga lengkap, harganya mulai dari yang terendah Rp. 190 Juta – Rp. 245 Jutaan. Panjang 4,5 meter, lebar 1,8 meter, tinggi 1,7 meter. Dari beberapa review didapati di medsos sebagian di complain consumer terkait inden yang lama hingga 6 bulan dan warna cat yang belang.

Pilihan keempat ada Toyota All New Rush dan Daihatsu All New Terios, interior dan eksteriornya mewah, fiturnya pun melimpah, dibanding dengan Avanza dan Xenia, panjang 4,4 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,7 meter, harganya mulai dari Rp. 200 Juta – Rp. 246 Jutaan. Sayangnya kasusnya sama seperti Xpander, indennnya juga lama dan di review di beberapa medsos bodinya ada yang kurang presisi terutama terios.

Pilihan kelima ada Wuling Confero S, mobil ini masih asing dan belum familiar dipasaran. Di youtube banyak yang review tentang Confero S yang notabenenya mobil buatan cina. Panjang 4,5 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,7 meter. Fiturnya berlimpah, interior dan eksteriornya sporty, kabinnya pun luas dan lega. Sayapun kesengsem dengan Confero S, kelihatannya pas untuk keluarga, dari segi harga mulai dari Rp. 129 Juta – Rp. 166 Jutaan, kapasitas untuk 7 - 8 orang. Apalagi ada model captain seat seperti halnya Honda Freed, Toyota Kijang Innova, Toyota Alphard

Akhirnya, Jumat malam 22 Desember 2017 saya bersama istri dan anak-anak berkunjung ke dealer resmi Wuling Putra Perdana di Jl RA Kartini 128 Gresik, disana saya ditemui supervisornya, mas Luis. Sayapun lihat – lihat confero S yang dipajang di dealer, ada tipe confero standart dan confero S L Lux+.

Usai lihat eksterior dan interiornya, sayapun ingin test drive, dan test drive saya mencoba tipe C Lux+, disopiri anak saya dan didampingi mas Yanto salah satu sales Wuling, test drive pun keliling jl RA Kartini – jl Pangsud – Pasar senggol – dan balik ke dealer. Istri duduk di bangku kedua, saya duduk dibangku ketiga, hemm… sungguh lega.

Usai test drive saya pun bermusyawarah dengan istri dan anak-anak, anak saya fatiyya bilang sudah sreg dengan Confero S yang captain seat, sedang anak saya Akbar yang sekolah di SMK dangpenghobi otomotif bilang “bi, jangan terpengaruh merk, Wuling gabungan GM Amerika dan SAIC Cina. Kedepan perkembangan Wuling mirip Datsun, diragukan tapi sekarang booming”

Karena istri dan anak-anak sudah mantab pilih Wuling Confero S, sayapun ikuti keinginan anak, malam itu juga saya nego soal harga langsung ke mas Luis, harga Confero S C Lux+ Rp. 160,9 juta, karena akhir tahun saya pun dikasih diskon hingga 12 juta, jadinya kena Rp. 148,9 juta, dan oleh saya masih dikasih bonus karpet dan kaca film, setelah sepakat sayapun beri tanda jadi pemesanan Rp. 1 juta untuk SPK, pilih Confero S C Lux+ warna Putih.

Tanggal 27 Desember 2017 ada WA masuk dari mas Daniel salah satu salesman Wuling Gresik yang member kabar bahwa unit pesanan saya Confero S C Lux+ sudah ready di gudang Sidoarjo dan siap dibawa ke Gresik. Lewat mas Daniel inilah komunikasi saya berlanjut. Saya pun minta bonus kaca film Solar Guard, karena vendornya kosong sayapun ditawari kaca film 3M dan Sun Polar, sayapun milih kaca film 3M depan ukuran 40% samping dan belakang 60%. Untuk mempercantik interior dan eksterior, sayapun minta dipasangan sekalian karpet lantai dan talang air dengan nambah Rp.600.000.

Tanggal 6 Januari 2018, mas Daniel member kabar via WA dan ngirimi foto jika unit Confero S nya sudah ada di dealer dan sedang pemasangan kaca film, dan saya diminta segera mentransfer dana pembelian, saya sampaikan kalo sekarang bank tutup sabtu-minggu, insya Allah saya transfer senin tanggal 8 Januari, dan unit bisa dikirim Selasa tanggal 9 Januari 2018, mas Daniel pun menyetujuinya.

Yang ditunggu - tunggu pun tiba, Selasa 9 Januari 2018 si putih Wuling Confero S C Lux+ datang diantar oleh mas Daniel, mas Yanto dan mbak Sobah dari dealer Wuling Gresik. Kehadiran Confero S disambut gembira oleh keluarga dan tetangga. Komentar spontanitas dari para tetangga ketika si Confero tiba dirumah “wah.. mobile gede kayak innova, mewah apik tenan”

Usai serah terima kendaraan, mas Daniel dan kawan-kawan saya jamu makan siang di warung sate langganan, dan si putih Confero S langsung saya bawa ke Alfin Cutting Stiker untuk di percantik bodinya.

Rabu 10 Januari 2018, si Confero S saya bawa ke kantor, dan di kantor teman - teman dan karyawan bergantian test drive, kesan yang didapat oleh teman - teman yang sudah test drive "Wuling koplingnya enteng, setirannya ringan, kabin lega dan nyaman"

Sabtu malam minggu 13 – 14 Januari 2018, siputih Confero S saya uji untuk perjalanan jauh Gresik – Surabaya – Sidoarjo – Pasuruan – Malang – Blitar – Kediri – Jombang – PP. si putih Confero S pun kupacu dengan kecepatan 120 KM/jam di jalanan tol Sumo dan tol Pandaan, begitu pula Confero S sangat enteng saat melewati jalan pegunungan di perbatasan Kepanjen Malang dan Wlingi Blitar.

Dalam kurun seminggu ini Confero S saya sudah melakukan perjalanan sejauh 896 KM dengan mengkonsumsi BBM Pertamax 63,82 Liter atau setara Rp.537.600. Berarti uji konsumsi BBM Confero S perjalanan luar kota kurang lebih 1:14, wajar karena ConferoS memiliki 1500 CC.

Kesimpulannya kenapa saya pilih Wuling Confero S ?
1.Sesuaikan dengan budget yang ada
2.Modelnya yang mewah baik interior dan eksteriornya
3.Muat untuk keluarga besar karena kabinnya luas dan lega
4.Multifungsi, bisa untuk angkut orang dan barang
5.Bengkel resmi dan sperpartnya mudah didapat karena semua dealer Wuling sudah menerapkan 3 S (Sales, Service dan Sparpart) 6.Bandel dan kuat, kuat ditanjakan dan kencang di jalanan

Semoga bermanfaat

Komentar

  1. Prediksi Togel HK Mbah Bonar 11 Februari 2020 Ayo Pasang Angka Keberuntunganmu Disini Gabung sekarang dan Menangkan Hingga Ratusan Juta Rupiah !!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Relawan PKS Jatim: Dari Ritsleting Ajaib Hingga Mie Pesawat

Ini kali ke-3 saya menjadi relawan kemanusiaan, yang pertama saat gunung merapi meletus ditahun 2010 yang banyak menelan korban jiwa diantaranya mbah Marijan juru kunci gunung merapi. Dan terjun menjadi relawan kedua kalinya saat gunung kelud meletus ditahun 2014. Dan awal tahun 2026 ini merupakan perjalanan terjauh menjadi relawan sekaligus menemani dan mengawal orang nomor satu di DPW PKS Jawa Timur, pak Bagus Prasetia Lelana. Karena membersamai ketua DPW, saya kira   perjalanan ini akan penuh dengan rapat dan diskusi serius tentang kemanusiaan. Ternyata saya salah, sangat salah, selama sepekan menemani pak Bagus, dalam aksi tanggap bencana di Aceh Tamiang, yang terjadi justru kelucuan demi kelucuan, dari sebelum berangkat sampai pulang yang merupakan cobaan iman dan kesabaran saya wkwkwk. Ritsleting Ajaib: Saku yang Ada Tapi Tak Pernah Ada Bermula dari informasi dari relawan yang sudah hadir duluan di Aceh Tamiang, jika disana tidak ada bank karena kondisi lumpuh total dan...

PASANG BARU PDAM GRESIK, GAMPANG DAN CEPAT

Air merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan bagi manusia, karena merupakan kebutuhan primer. Air untuk minum, mandi, cuci dan seabrek kebutuhan lain yang tak bisa dilepaskan dari air. dok pribadi Kantor Pusat PDAM Giri Tirta Gresik Saya akan berbagi pengalaman tentang cara daftar baru sebagai pelanggan PDAM. Kebetulan saya tinggal di wilayah Gresik maka sayapun datangi PDAM Giri Tirta Gresik yang berada di jalan Permata No. 7 Graha Bunder Asri Gresik Pertama – tama sebelum datang ke kantor PDAM, siapkan dahulu persyaratannya: 1.        Foto Copy KTP 2.        Foto Copy KK 3.        Foto Copy PBB 4.        Foto Copy SHM / AJB 5.        Foto Copy PLN 6.        Foto Copy Tagihan PDAM milik tetangga 7.        Surat Pengantar dari RT setempat ...

SYAIKH HASAN ASY SYADZILY, TOKOH SUFI YANG KAYA RAYA

Quthbul Muhaqqiqin Sulthonil Auliya’is Sayyidinasy Syekh Abul Hasan Ali asy-Syadzily  lahir Ghumarah, Maroko, tahun 593H/1197 M. Beliau wafat di Humaitsara, Mesir, tahun 656 H/1258 M. Beliau merupakan Pendiri Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi terkemuka di dunia. Beliau dipercayai oleh para pengikutnya sebagai salah seorang keturunan Nabi Muhammad saw. yang lahir di desa Ghumarah, dekat kota Sabtah, daerah Maghreb (sekarang termasuk wilayah Maroko, Afrika Utara) pada tahun 593 H/1197 M. Berikut ini nasab Abu Hasan Asy-Syadzili : Abul Hasan, bin Abdullah Abdul Jabbar, bin Tamim, bin Hurmuz, bin Hatim, bin Qushay, bin Yusuf, bin Yusya’, bin Ward, bin Baththal, bin Ahmad, bin Muhammad, bin Isa, bin Muhammad, bin Hasan, bin Ali bin Abi Thalib suami Fatimah binti Rasulullah saw.  Syekh Abul Hasan asy-Syadzali meninggal dunia di Iskadariyah...

Ormas Berbasis Suku: Antara Identitas Budaya dan Tantangan Persatuan Bangsa

Dipenghujung akhir 2025, viral di media massa, seorang Dosen yang berseteru dengan salah satu ormas yang berbasis kesukuan di Malang. Selang beberapa bulan, viral kembali seorang nenek di Surabaya yang diusir paksa oleh oknum yang disinyalir dari ormas kesukuan tertentu yang memicu kegeraman masyarakat  luas. Sebagai praktisi hukum, saya berpandangan, tidak ada larangan sekelompok orang membuat wadah berupa organisasi masyarakat (ormas) kesukuan untuk melestarikan budaya, bahasa dan tradisi daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Selain itu, ormas kesukuan juga dapat menjadi sarana solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat perantau yang membutuhkan dukungan sosial dan kebersamaan di lingkungan baru. Tantangan terhadap Persatuan Bangsa Meski demikian, ormas berbasis suku juga menyimpan potensi tantangan. Ketika identitas kesukuan ditonjolkan secara berlebihan, muncul risiko eksklusivitas yang memisahkan “kelompok sendiri” dari masyarakat luas. Kondisi ini dapat memicu...

ANTASENA DI TEMARAM DUPI ONE

Aksi Santri Dupi One Temaram XI Sabtu 13 Juli 2024, atas undangan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri 1 (DUPI One) saya menghadiri Milad sekaligus Temaram (Tebar Semangat Muharram) ke-11 ini bersama istri dan anak. Sesuai himbauan pihak pondok agar para tamu undangan tidak membawa kendaraan roda 4, sebagai wujud mematuhi aturan pondok saya pun menggunakan transportasi online Gocar untuk menuju pondok, alhamdulillah lancar dan tidak terjadi kemacetan akibat crowded akses jalan yang sempit seperti saat awal kedatangan maupun perpulangan santri Setibanya di lokasi, banyak stand bazar yang disajikan, dari kulineran hingga pakaian yang rupanya stand – stand tersebut merupakan sponsorship dari rangkaian Temaram. Kata putri saya “Ayah, Temaramnya habisin biaya banyak banget (sambil nyebutin angka dalam rupiah)”, saya tersenyum dan justru bangga Pasca melewati stand bazar, saya langsung menuju Hall Masjid Aisyah binti Abu Bakar dan disambut dengan senyum ramah para santri penerima t...